Pada Sabtu, 13 Juni 2026, SDS Regina Pacis Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pelepasan Siswa/Siswi SDS Regina Pacis Jakarta Tahun Ajaran 2025/2026 di Auditorium Gedung Regina Pacis Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen sekolah, para guru, perwakilan Yayasan Adikara Niat, orang tua siswa kelas VI, serta para siswa kelas VI yang akan melanjutkan perjalanan belajar ke jenjang berikutnya.

SDS Regina Pacis Jakarta melepas para lulusan dengan penuh syukur, sekaligus memberi perutusan agar mereka siap menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan membawa nilai kebaikan di tengah masyarakat. Dengan mengusung tema “Be the Light for Others” menjadi pesan utama yang menegaskan harapan agar para lulusan mampu menjadi terang bagi sesama. Tema dan semangat kegiatan ini selaras dengan identitas sekolah Regina Pacis Jakarta yang menekankan pembentukan siswa cerdas, tangguh, beriman, dan pembawa damai.
Acara dibuka dengan penampilan tari dari adik kelas yang mengikuti ekstrakurikuler menari. Setelah itu, suasana semakin semarak dan sakral melalui kirab yang terinspirasi dari tradisi adat Jawa. Kirab ini mengandung tiga filosofi. Pertama, sebagai pembuka jalan yang melambangkan doa agar perjalanan kakak kelas enam ke depan selalu diberi kemudahan, kelancaran, dan keberkahan. Kedua, sebagai penolak bala, tarian yang dibawakan dipercaya sebagai sarana mengusir energi negatif, rintangan, atau roh jahat agar resepsi berjalan aman. Ketiga, sebagai simbol kewibawaan. Para penari tampil dengan tata krama dan wibawa untuk menghormati tamu undangan serta mengantar iringan kakak kelas enam, guru, dan kepala sekolah bak raja dan ratu. Kirab dipimpin oleh Bastian, siswa kelas IV, yang bertindak sebagai cucuk lampah.
Kehadiran kirab tersebut mengantarkan para siswa kelas VI, guru, dan kepala sekolah menuju prosesi utama. Penampilan ini memperlihatkan bahwa kegiatan pelepasan tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga sarana memperkenalkan nilai budaya dan kebersamaan antargenerasi di lingkungan sekolah.
Setelah kirab selesai, acara dilanjutkan dengan upacara pelepasan yang berlangsung khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen Sekolah Regina Pacis Jakarta, perwakilan Yayasan Adikara Niat, utusan kepala sekolah dari unit TK, SMP, dan SMA, para guru, serta seluruh orang tua murid kelas VI.
Sambutan disampaikan oleh Direktur Sekolah, Bapak Handy Nagaria, B.Sc., M.B.A., kemudian dilanjutkan oleh perwakilan Yayasan Adikara Niat, Sr. Yuli Minus, F.M.M., sambutan orang tua siswa yang diwakili oleh Bapak Kolonel (CKM) dr. Abraham Andy Gustavry, Sp.OG., M.Kes., dan diakhiri sambutan dari Kepala SDS Regina Pacis Jakarta, Ibu Magdalena F.C., S.Pd.
Dalam sambutannya, Ibu Magdalena menekankan pentingnya penguatan rohani dan moral bagi para lulusan. Beliau menyampaikan bahwa anak-anak tidak hanya diharapkan unggul dalam akademik, tetapi juga mampu menjadi terang melalui kepedulian, kejujuran, dan kasih kepada sesama. Sebagai narasumber sekaligus kepala sekolah, beliau menegaskan bahwa dunia di luar sekolah menanti kontribusi nyata dari para siswa.
Prosesi utama ditandai dengan pengalungan medali kelulusan dan penyerahan tabung wisuda kepada seluruh siswa kelas VI SDS Regina Pacis Jakarta. Suasana haru terasa kuat ketika perwakilan siswa menyampaikan pidato dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia oleh Garnetta, bahasa Mandarin oleh Ashley, dan bahasa Inggris oleh Ariana. Dalam pidato tersebut, para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru, teman, karyawan, seluruh warga sekolah, dan orang tua atas doa serta dukungan selama menempuh pendidikan di SDS Regina Pacis Jakarta.
Acara kemudian dilanjutkan dengan persembahan gerak dan lagu dari siswa kelas VI, serta momen siswa menghampiri orang tua untuk disematkan pin tema sebagai lambang komitmen untuk terus menjadi terang bagi sesama. Selanjutnya diumumkan pula nama siswa peraih nilai TKA tertinggi dan juara umum angkatan 2025/2026.

Salah satu bagian paling mengesankan dalam acara ini adalah prosesi perutusan. Ketika lilin simbol perutusan dinyalakan, lampu ruangan dipadamkan sehingga suasana menjadi hening dan penuh makna. Para siswa berdiri di barisan tempat duduk, sementara para guru, jajaran manajemen sekolah, dan para Suster F.M.M. berdiri di atas panggung sambil memegang lilin yang menyala.
Tindakan penumpangan tangan yang dilakukan oleh para guru, jajaran manajemen sekolah, serta para Suster F.M.M. menjadi lambang doa, dukungan, dan pengutusan agar para siswa siap melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan semangat terang yang memancar ke mana pun mereka pergi. Prosesi ini memperdalam makna pelepasan sebagai momen spiritual yang menguatkan identitas siswa sebagai pribadi yang diutus.
Sebelum acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto per kelas, para guru juga menampilkan tarian persembahan yang menambah kesan penuh sukacita dalam keseluruhan rangkaian acara.
Melalui kegiatan pelepasan dan perutusan ini, SDS Regina Pacis Jakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, humanis, dan siap diutus menjadi terang yang menghangatkan sesama di tengah masyarakat. Semangat ini sejalan dengan visi Regina Pacis Jakarta dalam membentuk peserta didik yang berintegritas dan siap menghadapi masa depan.