Tes masuk SD (Sekolah Dasar) mungkin menjadi saat-saat paling mendebarkan bagi anak. Untuk itu, diperlukan peran aktif orang tua di dalamnya.

Dengan bantuan orang tua, anak akan lebih siap menghadapi tes. Anak juga lebih siap masuk ke lingkungan sekolah yang jelas berbeda dari lingkungan bermainnya. Apa saja yang perlu dipersiapkan orang tua saat anak hendak tes masuk SD? Anda bisa mengikut tips berikut.

Tanyakan detail lengkap pada sekolah

Beberapa hari sebelum tes, hubungilah pihak sekolah. Tanyakan detail apa saja yang harus disiapkan, mulai dari pakaian hingga peralatan yang dibawa. Jangan lupa juga untuk menanyakan teknis pelaksanaan tes. Coba cari tahu bagaimana model tes yang dilakukan oleh pihak sekolah, apakah full tes tertulis atau ada tahap wawancara. Anda juga sebaiknya bertanya tentang durasi pelaksanaan tes.

Dengan begitu, Anda bisa tahu apa saja yang harus dilakukan dan sebaiknya tidak dilakukan. Anda juga bisa membantu anak untuk mempersiapkan dirinya. Ingat, persiapan sangat penting. Tanpa adanya persiapan yang matang, hasil yang didapat tidak akan pernah maksimal.


Buat anak familiar dengan lingkungan sekolah

Terkadang rasa tegang bisa muncul saat Anda merasa asing, entah itu dengan lingkungan atau orang-orang di dalamnya. Hal ini juga bisa terjadi pada anak yang akan menjalani tes masuk SD. Untuk mengatasinya, Anda bisa coba mengajak anak untuk mengunjungi calon sekolahnya nanti. Coba diskusikan dengan pihak sekolah kapan Anda bisa melakukan kunjungan.

Dengan begitu, anak bisa mengenal lingkungan sekolah barunya lebih cepat. Ia juga bisa mencari tahu apa kira-kira yang akan dihadapinya nanti. Anda juga bisa mencoba cara lain, yaitu bertanya pada rekan yang menyekolahkan anaknya di sekolah sama. Mereka akan membantu Anda untuk mendapatkan gambaran lingkungan sekolah tersebut.


Persiapkan kondisi fisik anak

Meski mungkin tidak sesulit tes masuk pada jenjang pendidikan lain, tes masuk SD jelas tetap akan menguras stamina anak. Oleh karenanya, sebaiknya orang tua juga mempersiapkan kondisi fisik anak. Persiapan seperti apa pun akan berantakan jika anak jatuh sakit pada saat hari pelaksanaan tes.

Selalu cukupi kebutuhan nutrisi anak. Berikan makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan. Anda juga bisa memberikan susu yang kaya akan manfaat. Usahakan juga agar anak selalu tercukupi kebutuhan tidurnya. Anak yang kurang tidur akan cenderung mudah merasa lelah dan bahkan throwing tantrum.


Jangan menekan anak

Setiap orang tua tentu memiliki harapan dan ekspektasi tertentu pada anak. Hal tersebut wajar dan tidak salah. Namun, bisa berbahaya jika harapan dan ekspektasi tersebut dipaksakan pada anak. Begitu pula saat menjalani tes masuk SD. Anda mungkin punya beberapa harapan dan ekspektasi pada anak. Misalnya, anak harus lolos tes dengan pujian.

Ada baiknya Anda tidak melakukan tindakan yang demikian. Jangan pernah menekan anak dengan harapan dan ekspektasi Anda. Bagaimanapun juga, merekalah yang menjalankan kehidupan mereka sendiri. Tugas orang tua semata-mata adalah memberikan fasilitas terbaik agar tumbuh kembang anak tetap baik.


Ajak anak berdiskusi

Saat melakukan persiapan, Anda mungkin terlalu fokus dan justru melupakan satu hal yang paling penting: perasaan anak. Orang tua kadang abai dengan perasaan anak-anak saat sedang mempersiapkan masa depan mereka. Akibatnya, anak pun akan merasa terabaikan, padahal maksud orang tua sebenarnya baik.

Agar hal ini tidak terjadi pada anak, coba ajak anak berdiskusi. Tanyakan bagaimana perasaannya, apakah cemas atau excited. Jika anak cemas, bantu ia untuk menghilangkan kecemasan tersebut. Beri pengertian bahwa tes masuk SD bukanlah suatu hal yang mengerikan.

Itulah beberapa hal yang perlu dipersiapkan orang tua sebelum tes masuk SD. Satu hal yang perlu digarisbawahi, beri pengertian pada anak untuk membantu menjaga mentalnya. Hindari menekan atau menakut-nakuti anak. Beri dukungan penuh agar ia siap menghadapi tahapan baru dalam kehidupannya. Semoga berhasil!