Kemunculan wabah virus corona (covid-19) telah menjadi “kuas hitam” bagi bangsa Indonesia sejak awal tahun 2020 silam. Virus yang ditemukan dan hadir pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada 2019 kini membuat gempar dunia global.

Tak terkecuali di negeri “Zamrud Khatulistiwa”, seiring waktu eskalasi penyebaran virus corona kian menunjukkan status siaga di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun oleh admin melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, jumlah pasien positif virus corona per Rabu (22/4/2020) bertambah menjadi 7.418 orang dengan 635 diantaranya meninggal dunia, serta 913 orang dinyatakan sembuh. Peningkatan jumlah pasien tersebut tentunya mewajibkan sobat Recisian untuk selalu menjaga diri dalam melakukan segala aktivitas sehari-hari.

Perlu kita ketahui bahwasanya virus corona merupakan virus yang lazim ditemukan pada hewan. Namun, rupanya virus tersebut kini juga menjangkiti manusia. Manusia yang terpapar covid-19 akan mengalami infeksi pada saluran pernapasan, seperti flu, batuk, demam, hingga penyakit serius; Middle-East Respiratory Syndrome (MERS); dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) – atau biasa disebut sindrom pernapasan akut berat.

Tanggap Virus Corona
Penularan virus corona dapat terjadi melalui berbagai hal, mulai dari batuk, pilek, kontak fisik jarak dekat (bersentuhan pipi/cipika-cipiki, berjabat tangan), dan menyentuh hewan atau benda terinfeksi virus corona. Virus tersebut akan menyerang tiap manusia secara secara sadar maupun tak sadar. Oleh sebab itu, sobat Recisian perlu berhati-hati agar terhindar dari penyakit berbahaya ini. Akan tetapi, untuk menanggapi wabah virus corona masyarakat dihimbau senantiasa berpikir positif, tidak panik, menjaga kebersihan, menerapkan gaya hidup sehat, cerdas dan bijak dalam menyaring informasi (konten) seputar virus corona.

Pencegahan Covid-19
Salah satu cara agar tubuh kita terhindar dari virus corona ialah dengan melakukan pencegahan dini. Adapun sejumlah cara pencegahan risiko terinfeksi covid-19, sebagai berikut:

  • Meminimalisir atau menghindari berpergian ke beberapa tempat umum yang ramai pengunjung.
  • Apabila terpaksa pergi ke tempat-tempat umum gunakan masker sebagai pelindung mulut dan hidung.
  • Rutin mencuci tangan dengan air, sabun, pembersih tangan atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah berkegiatan di luar rumah.
  • Tutup mulut serta hidung dengan selampai (tisu) saat batuk dan bersin.
  • Menghindari orang yang sedang sakit batuk, flu, dan demam.
  • Menjaga kebersihan benda-benda yang sering digenggam demi kesehatan tubuh.
Selain itu, ada baiknya kita pun memahami cara mencuci tangan dan etika yang benar saat hendak batuk dan bersin. Sebagaimana penjelasan ringkas berikut:

a. Bagaimana cara mencuci tangan yang benar?

  • Basuhi seluruh tangan, gosok dengan sabun pada telapak tangan. Kemudian gosok kedua tangan secara memutar.
  • Usap dan gosok kedua punggung tangan supaya bekas sabun dapat bersih secara merata.
  • Gosok sela-sela jari tangan Anda agar kuman jari hilang.
  • Bersihkan ujung jari Anda dengan posisi saling mengunci.
  • Gosok dan putar ibu jari Anda.
  • Letakkan ujung jari ke telapak tangan lalu bilas hingga bersih.
b. Bagaimana etika batuk dan bersin yang benar?

  • Tutup mulut saat batuk dan bersin.
  • Menggunakan lengan, sapu tangan, atau tisu.
  • Membuang tisu yang sudah digunakan ke tempat sampah.
  • Mencuci tangan setelah menutup mulut dan hidung.
  • Pakailah masker.

Dari penjabaran-penjabaran yang sudah dijelaskan di atas, semoga sobat Recisian selalu mempraktikkan gaya hidup sehat secara baik. Salam, Ad Veritatem Per Caritatem.