Bagi anak TK, belajar mungkin menjadi kegiatan yang paling membosankan. Hal ini wajar karena anak-anak memang belum bisa mengatur fokus mereka.

Kebanyakan anak cenderung akan lebih memilih bermain dibandingkan belajar. Meski begitu, bukan berarti orang tua tidak dapat melakukan apa pun. Berikut trik belajar untuk anak TK yang dapat dilakukan agar tidak cepat merasa bosan.

Buat suasana senyaman mungkin

Trik pertama yang bisa Anda lakukan adalah membuat suasana belajar senyaman mungkin untuk anak. Siapkan tempat dengan pencahayaan yang cukup terang untuk belajar. Suhu ruangan juga sebaiknya dibuat sejuk agar konsentrasi anak tidak terpecah karena mengeluh panas atau kedinginan. Anda bisa coba belajar di luar ruangan jika cuaca memungkinkan.

Pada saat anak harus study from home seperti sekarang, tingkat kebosanannya tentu akan lebih cepat naik. Mereka tidak memiliki teman untuk diajak berbicara. Nah, trik ini bisa dilakukan. Sediakan ruangan khusus untuk anak belajar dengan meja dan kursi agar ia merasa sedang belajar di sekolah


Jaga komunikasi dengan anak

Perasaan anak-anak sangat lembut. Maka, tidak mengherankan jika mereka terkadang terlihat moody atau bahkan berubah-ubah suasana hatinya. Hal ini akan sangat memengaruhi anak saat belajar. Untuk itu, orang tua perlu berperan aktif. Cara yang paling efektif untuk menjaga agar mood anak tetap baik adalah dengan berkomunikasi.

Minta anak untuk mengungkapkan perasaannya. Tanyakan apa yang sedang dirasakannya, apakah senang, marah, sedih atau kesal. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui tindakan apa yang harus diambil. Jika anak memang sedang sedih atau suasana hatinya kacau, tidak ada salahnya tunda waktu belajar untuk anak TK. Alternatif lain adalah memberikan hal-hal yang disenangi anak untuk memperbaiki mood-nya.


Ajak beraktivitas fisik

Pada usia TK, anak-anak sangat aktif. Mereka akan sering berlarian dan sulit diminta tidur siang. Anda bisa memanfaatkan hal tersebut agar anak tidak bosan saat belajar. Sebelum belajar, ajak anak untuk melakukan aktivitas fisik. Tidak perlu aktivitas yang berat, cukup jogging ringan atau melompat sesuai irama.

Aktivitas fisik akan membantu tubuh melepaskan hormon endorfin. Hormon ini akan membuat perasaan lebih senang dan bahagia. Dengan begitu, mood anak saat belajar pun lebih baik. Saat mood-nya baik, anak akan cenderung lebih mudah berkonsentrasi.


Beri jeda istirahat

Belajar untuk anak TK memang biasanya tidak banyak melibatkan aktivitas fisik. Walau begitu, stamina anak akan tetap terkuras. Saat hal ini terjadi, anak akan merasa lelah dan bosan. Agar hal tersebut tidak terjadi, sebaiknya berikan jeda istirahat di antara waktunya belajar.

Ajak anak untuk melakukan stretching ringan saat istirahat. Stretching akan membantu tubuh anak lebih rileks. Anda juga bisa memberikan snack dan minuman. Beri snack kesukaan anak untuk mengembalikan energinya agar siap belajar kembali.


Jangan pernah memaksa

Anda merasa jengkel karena anak sulit diatur saat belajar? Sebaiknya tetap tenang dan jangan pernah memaksa anak. Anak yang dipaksa akan lebih sulit untuk diatur. Bukan tidak mungkin mereka bahkan akan ngambek atau throwing tantrum. Jika hal ini terjadi, jangan memaksa anak apalagi membentaknya.

Sebagai gantinya, berikan jeda waktu istirahat untuk anak. Ajak ia keluar dari ruang belajar dan melihat dunia luar. Beri makanan dan minuman untuk mengembalikan energinya. Bujuk anak perlahan untuk kembali belajar. Cara ini akan jauh lebih efektif daripada memaksa dan membentak anak.

Belajar untuk anak TK jelas bukan suatu kegiatan yang mereka anggap menyenangkan. Agar proses belajar tetap menyenangkan, terutama di situasi study for home seperti saat ini, Anda bisa menerapkan berbagai tips di atas. Semoga membantu!