Sekolah Regina Pacis Jakarta didirikan pada tahun 1958 oleh suster-suster FMM (Fransiskan Misionaris Maria). Tujuan didirikannya sekolah adalah untuk menanggapi kebutuhan pendidikan peserta didik orang tionghoa dan warga negara asing yang tinggal di Jakarta. Pada awalnya Sekolah terdiri dari TK, SD, dan SMP dimana muridnya adalah putri semua. Pada saat berdiri Regina Pacis mempunyai dua divisi, yaitu Sekolah Regina Pacis yang menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar dan Regina Pacis International School yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

TK Regina Pacis terletak di Jl. K. H. Agus Salim dengan Sr. Felicite FMM sebagai kepala sekolah pertama. Tahun 1962 TK Regina Pacis pindah ke Jl. Budi Kemuliaan, menjadi satu gedung dengan SD Regina Pacis yang dipimpin oleh Sr. M. Ngantonina, FMM. Pada masa-masa ini banyak kekurangan- yang dihadapi oleh TK dan SD Regina Pacis, khususnya sarana dan prasarana. Namun semua tidak menghalangi sekolah untuk tetap mengabdikan diri dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pada bulan Agustus, SMP Regina Pacis dimulai di lokasi yang sama dengan kepala sekolah Sr. M. Cheng Jowang Paseko FMM. Gedung sekolah berupa rumah tinggal keluarga. Tahun 1963 sampai 1964, sekolah baru memiliki 2 ruang untuk kelas 1, dan 1 ruang untuk kelas 2 SMP.

Pada tahun 1965 TK, SD, SMP Regina Pacis pindah ke Jl. Palmerah Utara I.
Kemudian SMA Regina Pacis Jakarta dimulai pada tahun yang sama oleh Sr. Elizabeth Tjahjana FMM. SMA dibuka atas usaha para orang tua murid yang menghendaki agar anaknya menyelesaikan pendidikannya sampai tingkat SMA. Kondisi saat berdiri serba minim dan seadanya. Hanya ada satu ruang kelas dengan 20 orang peserta didik yang menempati sudut serambi SD bagian atas yang kemudian diberi atap agar tidak kehujanan dan kepanasan. Bangku yang dipergunakan pun masih bangku siswa SD. Gurunya sudah tentu terbatas pula. Pada tahun 1967 SMA Regina Pacis pindah ke Jl. Budi Kemuliaan. Gedung yang berada di Jl. Budi Kemuliaan ini keadaannya masih berantakan karena ditinggalkan sejak tahun 1965 yang kemudian dipinjam oleh KODIM untuk rumah Tapol waktu terjadi Gestapu PKI. Sebagai salah satu usaha pembenahan untuk bangku sekolah, para siswa berjualan kue di saat istirahat sekolah. Setahun kemudian, pada tahun 1968 SMA pindah lagi ke Jl. Palmerah Utara I dan menempati gedung Regina Pacis International School, karena sekolah tersebut terpaksa tidak bisa dilanjutkan lagi. Disini gedung dan bangkunya sudah tersedia. Setelah itu masa pembangunan dan pengembangan sekolah Regina Pacis mulai dilakukan.

Pada tahun 1968, Sekolah Regina Pacis menjadi satu divisi dengan bahasa pengantar bahasa Indonesia dan mulai menerima murid putra. Sejak saat itu, Sekolah Regina Pacis Jakarta menempati lokasi tetap di Jl. Palmerah Utara 1, Jakarta Barat, di bawah naungan Yayasan Adikara Niat yang dipimpin oleh Sr. Elizabeth Tjahjaya FMM.

Sekolah Regina Pacis Jakarta adalah hasil perjuangan semua guru, murid, dan orang tua yang pantang menyerah demi pendidikan yang berkualitas. Dari permulaan yang sederhana, Sekolah Regina Pacis Jakarta telah berkembang menjadi lembaga pendidikan yang terus berjuang untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi yang akan datang.

AD VERITATEM PER CARITATEM